Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, Agen IBCBET, Agen Casino Online, 338A, Bola Tangkas

agen bola
Selamat Datang di Agenbolaliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS kami !

Agen Bola – Soccer Time : Lima Alasan Mengapa Barca Wajib Depak Valverde, Nomor Empat Paling Mungkin

Agen BolaAgen Bola – Ya, FC Barcelona memang menonjol di panggung La Liga pada edisi 2017-2018 ini. Hingga La Liga memainkan 32 pertandingan, klub raksasa Spanyol yang bermarkas di Estadio Camp Nou tersebut telah mengantongi 82 poin, serta unggul 11 angka dari klub penghuni peringkat kedua, yakni Atletico Madrid. Adapun di pentas Copa del Rey, klub berjuluk Los Azulgrana tersebut juga telah mencapai fase final dan bakal berhadapan dengan Sevilla pada akhir April 2018 nanti.

Walaupun demikian, terdapat sejumlah kalangan pecinta si kulit bundar yang menilai, klub sekelas El Barca semestinya tidak hanya berkuasa di liga lokal saja, namun juga harus berprestasi di pentas Liga Champions. Pasalnya, Raksasa Katalunya itu dihuni oleh nama-nama menterang macam Lionel Messi, Andres Iniesta, Philippe Coutinho, Luis Suarez, dan masih banyak lagi. Namun faktanya, Barca tidak mampu melangkah jauh di turnamen paling bergengsi antarklub Benua Eropa tersebut pada musim ini.

Barcelona sendiri secara mengejutkan kalah di babak delapan besar Liga Champions usai takluk di tangan AS Roma. Usai tereliminasinya Barca dari panggung Liga Champions musim ini, terdapat sejumlah nada simpang siur yang ingin Ernesto Valverde didepak dari jabatannya sebagai pelatih kepala Barcelona. Paling tidak terdapat sebanyak lima alasan mengapa Barca wajib mendepak Valverde dari kuri kepalatihan tim.

Berikut lima asalan mengapa FC Barcelona wajib mendepak Ernesto Valverde dari kuri kepelatihan, seperti dikutip Agen Bola dari beberapa sumber kenamaan Eropa:

1. Jarang Melakukan Rotasi Pemain

Agen Bola1Ya, pria pemilik nama lengkap Ernesto Valverde Tejedor itu sendiri memang dikenal sebagai pelatih yang selalu mengandalkan pemain-pemain itu saja alias tidak suka melakukan rotasi pemain di dalam skuadnya. Manager berkebangsaan Spanyol itu telah memiliki tim pemenang sehingga tidak ingin melakukan perputaran pemain di dalam skuadnya. Lebih-lebih, dalam 24 laga terakhir, nyaris di setiap pertandingannya, susunan 11 pemain Barca selalu wajah-wajah itu saja. Dampaknya, energi Lionel Messi serta kolega-kolega akhirnya habis dan dampaknya pun terlihat di pertandingan pertemuan kedua babak delapan besar Liga Champions melawan AS Roma.

Dalam pertandingan tersebut, para pilar Barca tampak lemas dan jarang melakukan kreativitas sebagaimana yang biasa mereka lakukan. Hasilnya, Barca pun kalah 0-3 dari perwakilan Italia tersebut dan langkah mereka pun terhenti di babak delapan besar. Pada edisi 2017-2018 ini, gelandang Ivan Rakitic merupakan sosok yang paling sering tampil dengan catatan 49 pertandingan.

2. Mengabaikan Pemain Jebolan Akademi La Masia

Agen BolaKala mengarsiteki Barca, Pep Guardiola diketahui sering kali memperkenalkan pesepakbola belia lulusan akademi La Masia. Beberapa pesepakbola yang menjadi bintang lapangan usai diperkenalkan oleh Guardiola ke tim utama Barcelona adalah Thiago Alcantara dan Sergio Busquets. Hal ini sangat kontras berbeda dengan Valverde, di mana manager berusia 54 tahun itu tampak ogah memperkenalkan pesepakbola belia La Masia lantaran takut berdampak buruk terhadap penampilan tim.

Padahal, para suporter Barca berharap sang pelatih bersedia untuk memberikan peluang bagi Marc Cucurela dan Carles Alena untuk tampil bersama tim senior Barcelona karena mereka menganggap kedua pemain tersebut punya kemampuan dan layak diberi kesempatan untuk bermain bareng Lionel Messi dan kawan-kawan. Pada 2017-2018, Valverde memang pernah beberapa kali menurunkan Jose Arnaiz yang diambil dari Barcelona B, tetapi pemain 22 tahun silam tersebut bukan jebolan akademi La Masia, melainkan anak didikan Real Valladolid.

3. Terlalu Kaku

Agen Bola3Ernesto Valverde sendiri sangat kaku karena jarang sekali mengganti pilarnya ketika timnya berada dalam bahaya. Salah satu contohnya adalah ketika Barca sering kali mendapat serangan dari AS Roma pada pertemuan kedua babak delapan besar Liga Champions. Centre-back andalan Barca, Gerard Pique digadang-gadang beberapa kali meminta sang pelatih untuk menggantikan Sergi Roberto dengan memasukan Ousmane Dembele untuk mengisi posisi penyerang sayap kanan.

Namun, mantan pelatih Ahtletic Bilbao itu tidak mengubris usulan Pique dan baru meresponsnya ketika pertandingan sudah memasuki menit-menit akhir. Dembele baru diturunkan ketika pertandingan menyisahkan lima menit waktu normal, yang mana kala itu Barca telah tertinggal tiga gol, dan itu pun dianggap sudah telat.

4. Tidak Memiliki Banyak Taktik

Agen Bola4Selama berada di bawah pemerintahan Valverde, Barca selalu menerapkan skema 4-4-2. Skema itu memang berjalan dengan baik di level lokal, tetapi tidak mampu berbicara banyak di pentas Liga Champions. Sejumlah kali kala Messi mendapat perjagaan ketat yang sulit membuatnya bergerak atau ketika sang pemain sedang tidak berada dalam penampilan terbaiknya, Barca selalu kesulitan memetik kemenangan atas lawannya.

Perihal tersebut pun terbukti kala Barca hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Juventus dan 1-1 melawan Chelsea, serta kalah dengan skor telak 0-3 di tangan Roma. Tentu saja, demi dapat melanjutkan kariernya bersama Barcelona per musim 2018-2019 mendatang, Ernesto wajib elstis di sisa musim ini untuk meyakinkan para suporter dan pemilik klub agar mempertahankannya.

5. Ernesto Valverde Dianggap Kurang Layak Mengarsiteki Klub Sebesar Barcelona

Agen Bola5Jauh sebelum menahkodai Barca, Ernesto sendiri hanya menangani kesebelasan-kesebelasan papan tengah seperti Villarreal, Athletic Bilbao, dan Espanyol saja. Kesebelasan yang bisa dikatakan elite hanyalah Olympiakos dan Valencia saja.

Namun, sosok Ernesto dianggap kurang layak mengarsiteki klub sekelas Barcelona yang dihuni oleh superstar Lionel Messi. Si pelatih yang bersangkutan itu pun dianggap tidak pantas melatih Barca untuk waktu yang panjang. Oleh sebab itulah, jangan kaget jika musim depan Valverde sudah tidak lagi berada di kursi kepelatihan Barcelona.

Demikian berita dunia sepakbola terupdate yang disadur Agen Bola untuk Anda para penggemar sepakbola.

© 2018 AGENBOLALIGA Agen Bola Terpercaya di Indonesia - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - Bola Tangkas