Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, Agen IBCBET, Agen Casino Online, 338A, Bola Tangkas

agen bola
Selamat Datang di Agenbolaliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS kami !

Agen Bola – Soccer Time : Lima Pemain Top yang Gagal Tampil Di World Cup, Nomor Dua Pengoleksi Dua Gelar Ballon d’Or

Agen BolaAgen Bola – Ya, ajang Piala Dunia memang dapat dikatakan sebagai panggung yang paling diimpikan oleh seluruh pemain di muka bumi ini. Tidak ada bedanya ketika unjuk gigi di ajang Liga Champions, bermain di ajang Piala Dunia memang bisa dikatakan menjadi dambaan bagi setiap pemain di belahan dunia.

Akan tetapi, punya skill olah si kulit bundar yang mengesankan nyatanya tidak memberikan garansi kepada setiap pesepakbola untuk bisa bermain di turnamen paling bergengsi antarnegara yang diselenggarakan setiap empat tahunan tersebut. Akan menjadi sesuatu yang sia-sia jika seorang pesepakbola mampu bermain mengesankan, namun kolega-kolega satu tim mereka tidak sanggup melakukan hal yang sama dan pada akhir mereka pun tidak dapat membawa negaranya untuk tampil di ajang Piala DUnia.

Berikut Lima Pemain Kenamaan yang Gagal Tampil Di World Cup:

1. George Best (Irlandia Utara)

Agen Bola1Ya, George Best memang bisa dikatakan adalah ujung tombak memastikan milik Manchester United sejak 1963 hingga 1974. Pria yang tutup usia pada 25 November 2005 silam itu bahkan berandil besar atas keberhasilan The Red Devils menjadi kampiun di ajang Piala Champions (sekarang Liga Champions) pada musim 1967-1968. Ketika menaklukkan Benfica dengan skor 4-1 di partai puncak yang berlangsung di Wembley Stadium, London, George menyarangkan satu bola ke gawang perwakilan Portugal tersebut.

Akan tetapi, aksi menawan yang ditunjukkan oleh George Best bersama Setan Merah berbeda dengan kiprahnya bersama negaranya, yakni Irlandia Utara. Sepanjang memperkuat Green & White Army – julukan Tim Nasional Irlandia Utara – sejak 1964 hingga 1977, Best sama sekali tidak pernah mengantarkan Tim Nasional Irlandia Utara tampil di pesta sepakbola paling bergengsi antarnegara tersebut, dengan kata lain, Best sama sekali tidak pernah bermain di ajang Piala Dunia selama karier sepakbola profesionalnya. Selama keikutsertaan mereka, Tim Nasional Irlandia Utara tercatat hanya tampil di tiga edisi Piala Dunia saja. Pencapaian itu mereka ukir pada 1958, 1982, dan 1986.

2. Alfredo Di Stefano (Argentina-Kolombia-Spanyol)

Agen Bola2Di Stefano sendiri dikenal sebagai sosok striker yang sangat menakutkan bagi pemain belakang lawan di medio 1950 sampai 1960-an. Lebih-lebih, sang pemain tercatat sebanyak lima kali mengantarkan Real Madrid menjadi kampiun di turnamen Piala Champions. Pria yang meninggal pada 7 Juli 2014 silam itu merupakan sosok yang langka lantaran pernah memperkuat tiga negara di level internasional.

Pada tahun 1950 silam, pria pemilik nama lengkap Alfredo Stefano Di Stefano Laulhe yang memperkuat Tim Nasional Argentina tidak mampu membawa negaranya tampil di ajang Piala Dunia setelah tersingkir di babak grup kualifikasi. Kesempatan bermain di ajang Piala Dunia pun datang kepadanya empat tahun kemudian, namun lantaran ia sempat memperkuat Timnas Argentina dan Timnas Kolombia, sang bintang lapangan hijau itu pun dilarang tampil di turnamen akbar tersebut.

Sebenarnya pada World Cup 1958, sang penyerang memiliki kesempatan untuk memperkuat Timnas Spanyol lantaran mendapat lisensi kewarganegaraan Spanyol. Tapi sayangnya, La Furia Roja – julukan Timnas Spanyol – tidak mampu melenggangkan diri ke putaran FIFA World Cup 1958. Empat tahun kemudian nasib nahas pun kembali menghampiri Di Stefano, di mana ketika Tim Negeri Matador melaju ke putaran final World Cup 1962, sang ujung tombak justru bermasalah dengan cedera. Walaupun demikian, Alfredo dua kali memenangkan gelar pemain terbaik dunia “Ballon d’Or yang terjadi pada 1957 dan 1959.

3. George Weah (Liberia)

Agen Bola3George Weah memang juga bisa dikatakan adalah seorang ujung tombak haus gol yang menjadi pemain kunci di lini depan AC Milan pada 1995 hingga 2000. Bahkan mantan pemain yang kini berusia 51 tahun itu berhasil menyumbang dua titel scudetto bagi publik San Siro, tepatnya di era 1995-1996 dan 1998-1999. Terlepas dari hal tersebut Weah juga sukses meraih trofi individu Ballon d’Or pada 1995.

Akan tetapi, di level internasional, pria pemilik nama lengkap George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah itu tidak mampu berbuat banyak. Selama 16 tahun memperkuat Timnas Liberia, Weah gagal mengantarkan negaranya untuk unjuk gigi di ajang Piala Dunia. Sebenarnya, sang pemain telah memberikan segalanya ketika tampil bareng Tanah Airnya. Namun, sang pemain tidak mendapat dukungan maksimal dari kolega-kolega setimnya.

4. Ryan Giggs (Wales)

Agen Bola4Legenda, mungkin sebutan ini layak disematkan pada diri Ryan Giggs yang sepanjang karier profesionalnya hanya mengabdi untuk Manchester United saja. Terhitung dari catatan perjalanan karier profesionalnya di Old Trafford, eks pesepakbola yang saat ini berusia 43 tahun itu meraih 13 titel Premier League dan dua trofi si Kuping Besar.

Akan tetapi, sinar pria pemilik nama lengkap Ryan Joseph Giggs itu ketika memperkuat Timnas Wales redup bak awan yang sedang mendung. Mengawali pertandingan pertamanya pada tahun 1991, Giggs akhirnya mengumumkan gantung sepatu dari Tim Nasional Wales pada tahun 2007. Selama 16 tahun itu pula, ada empat kesempatan untuk tampil di pesta sepakbola terakbar antarnegara tersebut yang tercatat pada 1994, 1998, 2004, dan 2006, tapi Giggs selalu gagal mengantarkan Timnas Wales berlaga di turnamen empat tahunan tersebut.

5. Eric Cantona (Prancis)

Agen Bola5Ya, nama Eric Cantona sendiri di klub Manchester Merah memang sangat bersejarah dan bahkan ia dikenang oleh publik Old Trafford sebagai seorang legenda. Selama lima musim bekerja di bawah pimpinan Sir Alex Ferguson, mantan pemain yang kini berusia 51 tahun itu sukses memenangkan empat trofi Premier League.

Akan tetapi, berlimpah gelar yang diraihnya bersama klub berjuluk The Red Devils tersebut tidak mampu ditelurkan oleh Cantona di level internasional bareng Tim Ayam Jantan – julukan Timnas Prancis -. Cantona sendiri tercatat memulai debutnya bersama Tim Nasional Prancis pada 1987 dan mengakhiri kariernya di level internasional pada 1995. Selama delapan tahun itu pula, Cantona tampil di 45 pertandingan dengan koleksi 20 gol. Tapi sayangnya, negara yang terkenal Menara Eiffel itu gagal melaju ke putaran final Piala Dunia pada 1990 dan 1994. Justru saat Eric memutuskan untuk gantung sepatu dari level internasional pada 1995, Thierry Henry dan kawan-kawan menjadi juara Piala Dunia pada edisi 1998 ketika bertindak sebagai tuan rumah.

Demikian berita dunia sepakbola terpopuler yang disundul Agen Bola untuk Anda para penggemar sepabkola.

© 2017 AGENBOLALIGA Agen Bola Terpercaya di Indonesia - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - Bola Tangkas