Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, Agen IBCBET, Agen Casino Online, 338A, Bola Tangkas

agen bola
Selamat Datang di Agenbolaliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS kami !

Agen Bola – Soccer Time : Lima Pesepakbola Berlabel Bintang yang Paling Dibenci Suporter Klub, Nomor Satu Kapten Chelsea

Agen BolaAgen Bola – Bisa dikatakan, hampir seluruh suporter sepakbola di sebuah kesebelasan kerap memuja-muja para pilar yang menjadi pemain di klub kecintaan mereka. Bahkan pada umumnya, seluruh suporter akan pergi ke sebuah stadion untuk menonton laga tim favorit mereka dengan memakai seragam pesepakbola idolanya.

Namun sayangnya hal tersebut tidak melulu berlaku di pentas sepakbola Premier League, terdapat beberapa pemain berlabel bintang yang paling dibenci oleh para suporter klub kesayangan mereka.

Berikut lima pemain berlabel bintang yang paling dibenci oleh para pendukung klub kesayangan mereka, Agen Bola menukil dari beberapa sumber kenamaan Benua Biru.

1. Gary Cahill (Chelsea)

Agen Bola1Pemain pemilik nama lengkap Gary James Cahill ini ditunjuk sebagai kapten dari Eden Hazard dan kawan-kawan. Akan tetapi, sebelum kepercayaan itu datang, pemain yang berposisi sebagai centre-back ini ternyata sempat menjadi penggawa yang sangat dibenci oleh para suporter setia yang memadati Stamford Bridge.

Publik London Barat menganggap Cahill kerap melakukan kesalahan konyol yang ujung-ujungnya akan merugikan tim kesayangan mereka kala diberi kesempatan untuk bermain sejak awal pertandingan. Sederetan kesalahan itu memang bisa dikatakan telah memancing kemurkahan hampir seluruh suporter klub berjuluk The Blues tersebut. Lebih-lebih, terdapat sebagian para penggemar Chelsea yang sempat menginginkan pesepakbola 31 tahun silam tersebut untuk angkat kaki dari Stamford Bridge.

2. Andros Townsend (Crystal Palace)

Agen Bola2Pemain berkepala plontos yang satu ini hengkang dari Newcastle United dengan menuju ke Crystal Palace di lantai transfer Juli-Agustus 2016 silam. Pada musim pertamanya di Selhurst Park, pesepakbola dengan nama lengkap Andros Darryl Townsend ini bukannya menjadi idola bagi seluruh penggemar Crytal Palace, melainkan menjadi figur yang paling dibenci.

Perihal itu terjadi lantaran performa tidak stabilnya bersama klub berjuluk The Eagles tersebut pada musim pertamanya. Bahkan terdapat sejumlah spanduk yang dituliskan oleh seluruh suporter Palace dalam sebuah pertandingan dengan ujaran, permainan Crystal Palace selalu terlihat sangat buruk jika Townsend ikut terlibat dalam pertandingan.

Ternyata tindakan kurang mengenakan yang datang dari para suporter klub tersebut tidak langsung dikomentari oleh para petinggi Crystal Palace. Pada bursa transfer musim dingin Januari 2017 lalu, seluruh suporter klub berharap agar winger berpaspor Inggris itu dapat dipinjamkan ke klub lain atau dilepas secara permanen ke klub lain. Bahkan dedikasi tiga golnya dalam 36 laga yang dilakoni oleh winger berusia 26 tahun itu di seluruh kompetisi sama sekali tidak mengubah pandangan negatif seluruh pendukung Crystal Palace terhadapnya.

3. Francis Coquelin (Arsenal)

Agen Bola3Pesepakbola berusia 26 tahun ini memang sempat disebut-sebut sebagai solusi tepat bagi permasalahan di sektor sentral klub berjuluk The Gunners tersebut. Maklum saja, Arsene Wenger selaku manager Arsenal langsung menyertakan nama Francis Coquelin ke dalam tim senior usai menjalani masa peminjamannya di Charlton Athletic yang berakhir pada 2014 silam.

Usai mendapat peluang, Coquelin pun tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh pelatih berjuluk The Proffesor tersebut. Di Januari 2015 silam, klub yang berbasis di London Utara tersebut sukses menaklukkan Manchester City via skor 2-0 yang berlangsung di Etihad Stadium, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini mamu bermain mengesankan.

Akan tetapi, segalanya menjadi buruk lantaran para suporter Arsenal mulai tidak senang dengan kualitas umpan Coquelin yang dinilai sangat buruk. Kejijikan para suporter Arsenal terhadap pemain berkebangsaan Prancis ini pun semakin berapi-api ketika tim kesayangan mereka tampil di Stamford Bridge guna untuk menghadapi tuan rumah Chelsea di Februari 2017 lalu.

Kala itu, Coquelin tidak mampu menghambat pergerakan bintang Chelsea, sebut saja Eden Hazard, yang akhirnya membobol gawang London Merah yang dikawal oleh Petr Cech. Alhasil, satu-satunya gol yang disarangkan oleh Hazard itu pun sukses mengantarkan Chelsea mengklaim tiga poin dalam laga tersebut.

4. Moussa Sissoko (Totenham Hotspur)

Agen BolaYa, di lantai transfer Juli-Agustus 2016 lalu, persaingan yang melibatkan antara Tottenham Hotspur dengan Everton untuk bisa mengamankan tanda tangan Moussa Sissoko dari Newcastle United memang bisa dikatakan cukup alot dan menjadi perdebatan banyak kalangan pecinta si kulit bundar. Namun pada akhirnya, klub berjuluk The Lilywhites tersebut yang berhak mendapatkan jasa pemain yang berposisi sebagai gelandang itu.

Akan tetapi, kehadiran Sissoko ternyata sama sekali tidak membuat seluruh suporter Tottenham merasa bahagia. Pasalnya, semua fans klub berjuluk Spurs tersebut sangat membenci pergerakan lambat yang diperlihatkan oleh gelandang berkebangsaan Prancis tersebut kala masih bermain untuk Newcastle United, ditambah lagi dengan pemain sentral Spurs yang dikenal dengan kecepatan tinggi layaknya Dele Alli dan Christian Eriksen.

Bahkan berdasarkan sebuah sumber yang tidak disebutkan namanya, Sissoko sudah menjadi olok-olokan dan menjadi sosok yang sangat dibenci oleh para fans klub yang kini menggunakan Wembley Stadium sebagai markas mereka itu. Performa minor yang ditunjukkan oleh Sissoko di atas lapangan hijau juga sudah pantau oleh manager tim, sebut saja Mauricio Pochettino. Manager berusia 48 tahun ini telah meminta kepada Sissoko agar segera menunjukkan performa terbaiknya jika tidak ingin dilepas ke klub lain.

5. Dejan Lovren (Liverpool)

Agen Bola5Lovren sendiri didatangkan oleh manajemen Liverpool dari klub sesama peserta Premier League, yakni Southampton, dengan harga transfer sebesar 20 juta pounds yang terjadi pada bursa transfer musim panas 2014 silam. Kedatangan Lovren menuju ke Anfield Stadium pada saat itu pun sukses membuat Liverpool memecahkan rekor transfer klub untuk ukuran seorang pemain belakang.

Dengan status sebagai bek termahal yang pernah dimiliki oleh Liverpool, semua pendukung pun berharap centre-back berkebangsaan Kroasia ini dapat menjadi palang pintu andalan Si Merah. Tapi sayangnya, di musim kompetisi 2017-2018, Lovren menjadi sosok yang sangat dibenci oleh seluruh suporter klub berjuluk The Reds tersebut.

Di laga kontra Tottenham Hotspur yang berlangsung di Wembley Stadium pada Oktober 2017 lalu, Lovren diketahui melakukan kesalahan fatal sehingga membuat Tottenham dapat menyarangkan dua bola ke gawang Liverpool yang dikawal oleh Simon Mignolet. Usai laga itu, terdapat sejumlah pesan-pesan yang disend oleh para pendukung Liverpool ke akun media sosial milik pribadi centre-back berusia 28 tahun itu.

Lebih parahnya lagi, istri Lovren juga sempat diancam beberapa orang yang tidak dikenal melalui pesan singkat tersebut, di mana hal itu dilakukan sebagai dampak kesalahannya atas hasil minor 1-4 yang ditelan Liverpool di tangan Spurs. Mengomentari kritik dan kelakuan seluruh suporter klubnya tersebut, mantan pemain sekaligus jebolan akademi sepakbola Dinamo Zagreb ini pun membalasnya dengan kemurkahan. Lebih-lebih, kejadian tersebut mesti melibatkan manager tim, Jurgen Klopp, untuk meredahkan situasi panas tersebut.

Demikian berita dunia sepakbola terupdate yang disitat Agen Bola untuk Anda para mania sepakbola.

© 2018 AGENBOLALIGA Agen Bola Terpercaya di Indonesia - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - Bola Tangkas