Agen Bola Terpercaya, Agen SBOBET, Agen IBCBET, Agen Casino Online, 338A, Bola Tangkas

agen bola
Selamat Datang di Agenbolaliga.info – Agen Bola Terpercaya
Apabila Anda membutuhkan bantuan, silahkan Hubungi CS kami !

Agen Bola – Soccer Time : Lima Pesepakbola yang Tidak Pantas Bermain Di Pentas Premier League, Nomor Lima Eks The Citizens

Agen BolaAgen Bola – Ya, Premier League memang menjadi satu dari beberapa liga yang paling bergengsi di daratan Benua Biru pada masa kini. Kendati hanya menempati urutan ketiga sesuai pilihan UEFA di bawah La Liga dan Bundesliga, turnamen Premier League memang benar-benar begitu menyita perhatian khusus bagi seluruh insan pecinta si kulit bundar di muka bumi ini dan tentunya juga menarik untuk ditonton.

Menarik untuk ditonton lantaran turnamen Premier League diisi oleh pesepakbola-pesepakbola jempolan dengan label bintang. Sebut saja Kevin De Bruyne yang bermain untuk Manchester City, Paul Pogba yang merupakan pemain termahal milik Manchester United, Eden Hazard selaku andalan Chelsea dalam beberapa musim terakhir, Harry Kane yang sukses melambungkan nama Tottenham Hotspur, dan Philippe Coutinho sebagai bintang lapangan Liverpool.

Akan tetapi, tidak melulu seluruh pesepakbola yang memiliki kualitas jempolan yang layak berkompetisi dikancah Premier League. Terdapat sejumlah pesepakbola yang dianggap tidak pantas bermain di turnamen sepakbola tertinggi Negeri Ratu Elizabeth tersebut, lantaran tidak mampu menunjukkan penampilan apik.

Berikut lima pesepakbola yang dinilai tidak pantas bermain di pentas sekelas Premier League, seperti dikutip Agen Bola dari beberapa sumber kenamaan Inggris.

1. Eliaquim Mangala (Manchester City)

Agen Bola1Ya, centre-back berkepala plontos ini diboyong oleh manajemen Manchester Biru dari klub asal Portugal, yakno FC Porto, pada bursa transfer Juli-Agustus 2014 silam. Kala itu, kubu The Citizens tercatat memecahkan rekor pembelian untuk ukuran pemain berposisi bek, usai mengucurkan dana sebesar 27,5 juta poundsterling.

Akan tetapi, centre-back pemilik nama lengkap Eliaquim Hans Mangala ini selalu gagal bersaing untuk mendapatkan satu tempat dalam susunan 11 pemain di skuad Manchester City siapa pun pelatihnya. Misalnya pada edisi 2014-2015, pesepakbola berpaspor Prancis ini kalah bersaing dari Vincent Kompany dan Demichelis. Sementara di musim 2015-2016, giliran koalisi Kompany dan Nicolas Otamendi yang menyebabkannya harus kembali menjadi pemain pelapis.

Mangala sendiri diketahui sempat menjalani masa peminjaman bersama Valencia selama satu musim penuh yang tercatat pada musim 2016-2017. Kebijakan City meminjamkan Mangala ke klub asal Spanyol tersebut tentu saja memiliki harapan, di mana klub berharap sang pemain bisa mengembangkan permainannya. Akan tetapi, rupanya kenyataan berkata lain. Hal ini pun terbukti di edisi kali ini, di mana Mangala harus puas kembali menjadi ban serap para pemain City lainnya. Hingga Premier League 2017-2018 memainkan 15 laga sejauh ini, centre-back berusia 26 tahun ini baru bermain di empat pertandingan bareng City dengan catatan satu kali tampil sebagai starter dan sisanya ia turun sebagai pemain pengganti.

2. Sofiane Boufal (Southampton)

Agen Bola2Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini sendiri diboyong oleh kubu Soton – julukan Southampton – dari klub pesera League One, yakni Lille OSC, pada jendela transfer Juli-Agustus 2016 lalu. Kala itu, pesepakbola keturunan Prancis yang memutuskan untuk memperkuat Tim Nasional Maroko itu didatangkan dengan harapan bisa mengikuti jejak pesepakbola asal Afrika lainnya yang meraih keberhasilan besar bareng Leicester City, sebut saja Riyad Mahrez.

Di musim pertamanya atau lebih tepatnya pada edisi 2016-2017, Boufal hanya mampu mencetak sebiji gol saja dalam 24 pertandingan yang dijalaninya bersama Southampton. Untuk musim 2017-2018 ini, dalam 11 laga yang sudah dilakoninya dikancah Premier League, pesepakbola 24 tahun silam tersebut juga baru membukukan sebiji gol saja. Boufal pun dinilai tidak punya fisik yang tangguh untuk bersaing dengan pemain-pemain lawannya di atas lapangan hijau sehingga dianggap tidak layak untuk bermain di pentas Premier League.

3. Islam Slimani (Leicester City)

Agen Bola3Pemain asal Afrika yang satu ini juga dinilai tidak layak mentas di panggung Premier League. Ya, pada bursa transfer musim panas 2016 lalu, Leicester City mengeluarkan dana sebesar 30 juta poundsterling untuk mendatangkan Islam Slimani dari Sporting Lisbon. Klub berjuluk The Foxes itu pun berharap dengan nominal sebesar itu, Slimani bisa dijadikan sebagai duet ideal bagi ujung tombak tim, Jamie Vardy, dalam pola 4-4-2 yang didewakan oleh klub.

Namun, ujung-ujungnya hanya kekecewaan yang didapat oleh Leicester City karena penampilan Slimani tidak sesuai dengan besaran uang yang dikeluarkan oleh manajemen klub. Penyerang Tim Nasional Aljazair itu hanya mampu mencatatkan namanya di papan skor sebanyak tujuh kali saja dikancah Premier League dalam edisi 2016-2017. Pada musim 2017-2018 ini penampilannya jauh lebih parah lagi. Dalam sembilan pertandingan yang telah dijalaninya bersama Leicester City di liga domestik, bomber berusia 29 tahun itu belum mencetak satu pun gol.

4. Marko Arnautovic (West Ham United)

Agen Bola4Ya, Marko Arnautovic memang diketahui menjadi satu dari beberapa pemain kunci dalam kesuksesan Stoke City yang lahir sebagai tim penghancur tim besar dikancah Premier League pada beberapa musim ke belakang. Performa memukau yang ditunjukkan oleh pemain berusia 28 tahun itu selama berseragam Stoke City, membuatnya direkrut oleh manajemen West Ham United saat musim panas 2017 lalu.

Namun, Arnautovic sampai sekarang ini masih belum sanggup memperlihatkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia sejak bergabung bersama klub berjuluk The Hammers tersebut di edisi 2017-2018 ini. Dalam 11 pertandingan yang telah dijalaninya bersama Wes Ham United di pentas Premier League musim ini, pemain berkebangsaan Austria itu tidak mampu menceploskan satu bola pun ke gawang lawan dan bahwa satu assist pun tidak mampu ia ciptakan dalam periode tersebut. Dengan penampilan jebloknya ini tidak heran jika banyak kalangan yang menganggap Arnautovic sebagai pemain yang tidak layak mentas di panggung Premier League.

5. Wilfried Bony (Swansea City)

Agen Bola5Pemain berambut gimbal ini memang diketahui mampu bermain begitu mengesankan bareng Swansea City di pentas Premier League pada musim 2013-2014 lalu. Dalam 34 pertandingan, Bony mampu mencatatkan namanya di papan skor sebanyak 17 kali. Torehan positif itu pun kembali dicatatkan satu musim kemudian. Pada awal musim kompetisi 2014-2015, pemain asal Afrika berdarah Pantai Gading ini mampu membukukan sembilan gol dalam 18 pertandingan. Akhirnya, Bony pun direkrut oleh manajemen Manchester City pada bursa transfer musim dingin Januari 2015.

Dapat dikatakan, memutuskan untuk merapat ke Etihad Stadium menjadi penyebab utama merosotnya penampilan serta kepedean Bony. Jumlah raihan Bony selama berseragam Manchester Biru (Januari 2015 hingga musim panas 2016), ia hanya mampu mengemas enam gol saja dalam 36 penampilannya di panggung Premier League.

Bony juga pernah menjalani masa peminjamannya bersama Stoke City sebagai pemain milik City. Akan tetapi, dalam 10 pertandingan bareng Stoke, ia hanya mampu membukukan dua gol saja.

Alhasil, klub besutan Josep Guardiola itu menjual Bony ke Swansea City secara permanen pada bursa transfer Juli-Agustus 2017 lalu. Akan tetapi, ia juga masih belum mampu memperlihatkan keganasannya layaknya pertama kali ia bergabung dengan Swansea City. Dalam delapan partai yang sudah dilakoninya bersama The Swans – julukan Swansea City – di turnamen tertinggi sepakbola Negeri Ratu Elizabeth tersebut, penyerang berusia 28 tahun ini hanya mampu menceploskan dua bola saja ke gawang lawan. Pencapaiannya ini pun membuatnya tidak layak bermain di panggung sekelas Premier League.

Demikian berita dunia sepakbola terkini yang dirangkum Agen Bola untuk Anda para penikmat sepakbola.

© 2017 AGENBOLALIGA Agen Bola Terpercaya di Indonesia - Agen SBOBET - Agen IBCBET - 338A - Bola Tangkas